Probolinggo – Mahad Aly Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong kembali menyelenggarakan Sidang Proposal Gelombang IV Tahun Akademik 1446/1447 H yang akan dilaksanakan pada Ahad, 14 Juni 2026. Kegiatan akademik ini menjadi salah satu tahapan penting dalam proses penyelesaian studi mahasantri, khususnya dalam penyusunan tugas akhir berupa risalah ilmiah.
Sidang proposal yang dijadwalkan berlangsung mulai pukul 12.00 WIB hingga selesai tersebut akan bertempat di Ruang Microteaching UNZAH. Kegiatan ini diharapkan menjadi forum ilmiah yang produktif bagi para mahasantri untuk mempresentasikan rancangan penelitian mereka sekaligus memperoleh berbagai masukan dan penyempurnaan dari tim penguji.
Pada pelaksanaan sidang proposal Gelombang IV ini, tim penguji terdiri dari Dr. Endah Tri Wisudaningsih, M.Pd.I selaku Penguji Utama dan Noer Indah Permatasari, M.Ag sebagai Sekretaris. Kedua akademisi tersebut akan memberikan penilaian serta arahan terkait substansi, metodologi, dan kelayakan proposal yang diajukan oleh para peserta.

Sebanyak enam mahasantri Takhassus Hadis Wa Ulumuhu Semester VIII akan mengikuti sidang proposal pada gelombang ini. Mereka adalah Diana Hotibi, Iis Lailatul Qomariah, Ahmad Taufiq Zakaria, Moh. Asrori, Sukarman Baihaqi, dan Fadhil Hibbatullah. Seluruh peserta akan mempresentasikan proposal risalah yang telah disusun sebagai bagian dari proses akademik menuju penyelesaian tugas akhir.
Sidang proposal memiliki peran yang sangat penting dalam memastikan bahwa penelitian yang akan dilakukan mahasiswa memiliki dasar keilmuan yang kuat, relevan dengan bidang kajian yang dipelajari, serta memenuhi standar akademik yang telah ditetapkan oleh Mahad Aly. Melalui forum ini, mahasiswa tidak hanya diuji dari sisi penguasaan materi, tetapi juga kemampuan mereka dalam mempertahankan argumentasi ilmiah, menjelaskan metode penelitian, dan merumuskan kontribusi penelitian terhadap pengembangan keilmuan Islam.
Pihak Mahad Aly berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Masukan dari para penguji diharapkan menjadi bekal berharga bagi mahasiswa dalam menyempurnakan proposal sebelum memasuki tahap penelitian dan penulisan risalah secara lebih mendalam. Dengan demikian, hasil penelitian yang dihasilkan nantinya tidak hanya memenuhi tuntutan akademik, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat dan pengembangan khazanah keilmuan Islam.
Penyelenggaraan Sidang Proposal Gelombang IV ini juga menunjukkan komitmen Mahad Aly Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong dalam menjaga kualitas akademik serta mendorong lahirnya karya-karya ilmiah yang berkualitas. Sebagai lembaga pendidikan tinggi berbasis pesantren, Mahad Aly terus berupaya menciptakan budaya ilmiah yang kuat melalui berbagai kegiatan akademik, termasuk seminar, sidang proposal, hingga ujian risalah.

Dengan terselenggaranya sidang proposal ini, diharapkan para mahasantri dapat melangkah ke tahap berikutnya dengan lebih matang dan terarah. Kesungguhan mahasiswa dalam mempersiapkan proposal serta bimbingan para dosen dan penguji menjadi modal penting dalam menghasilkan penelitian yang berkualitas, kredibel, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya dalam bidang studi keislaman.
Kegiatan ini berdasarkan surat yang diterbitkan oleh Mahad Aly Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong dan ditandatangani oleh Mudir Mahad Aly, Ahmad Muzakki, M.H, pada tanggal 13 Juni 2026 di Probolinggo. Diharapkan seluruh rangkaian sidang proposal Gelombang IV dapat berjalan dengan lancar, tertib, dan menghasilkan rekomendasi terbaik bagi para peserta dalam menyempurnakan karya ilmiah mereka. (riz)
