Genggong, Probolinggo – Rabu, 10 Juni 2026. Ma’had Aly Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong kembali menyelenggarakan Uji Seminar Proposal Risalah Gelombang III sebagai bagian dari tahapan akademik yang harus ditempuh oleh mahasantri sebelum memasuki proses penelitian dan penulisan risalah akhir. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Bursa Efek UNZAH Genggong mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.
Seminar proposal ini menjadi forum akademik bagi para mahasantri semester akhir untuk mempresentasikan rancangan penelitian yang telah mereka susun sekaligus memperoleh masukan, kritik, dan arahan dari tim penguji. Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari program pendampingan dan pengarahan penulisan risalah yang sebelumnya telah diberikan kepada mahasantri semester VI sebagai bekal memasuki tahap penelitian ilmiah.
Pada gelombang ketiga ini, tim penguji terdiri dari Assoc. Prof. Dr. Abd. Aziz, M.Ag selaku penguji utama dan Achmad Robith Khusni, M.Pd selaku sekretaris. Keduanya memberikan penilaian sekaligus evaluasi terhadap kelayakan proposal yang diajukan para peserta.

Adapun mahasantri yang mengikuti seminar proposal pada sesi tersebut berjumlah enam orang, yaitu Muhammad Fikri Wahyu Maulana, Hadiyatul Maula, Ning Adlin, M. Hasan Haris Maulana, Risalatin Nisa’, dan Moh. Afdholul Kholaiqi. Seluruh peserta berasal dari Program Studi Hadits wa Ulumuhu dan mengajukan proposal risalah yang berfokus pada kajian hadis serta pengembangannya dalam konteks akademik dan sosial keagamaan.
Dalam pelaksanaannya, setiap peserta diberikan kesempatan untuk memaparkan latar belakang masalah, rumusan masalah, tujuan penelitian, metodologi yang digunakan, serta sumber-sumber rujukan yang akan menjadi landasan penelitian. Setelah pemaparan selesai, tim penguji memberikan berbagai pertanyaan dan catatan akademik guna menguji kedalaman pemahaman peserta terhadap tema yang diangkat sekaligus menyempurnakan desain penelitian yang telah disusun.
Seminar proposal risalah memiliki posisi penting dalam tradisi akademik Ma’had Aly karena menjadi gerbang awal bagi lahirnya karya ilmiah yang berkualitas. Melalui proses ini, mahasantri diharapkan mampu menghasilkan penelitian yang tidak hanya kuat secara metodologis, tetapi juga relevan dengan pengembangan kajian hadis dan kebutuhan umat. Hal ini sejalan dengan visi Ma’had Aly Genggong sebagai lembaga kaderisasi ahli hadis yang mengintegrasikan tradisi keilmuan pesantren dengan standar akademik perguruan tinggi.

Suasana seminar berlangsung serius namun konstruktif. Para peserta tampak antusias menjawab pertanyaan dan menerima berbagai masukan dari penguji. Diharapkan melalui seminar proposal ini, para mahasantri dapat menyempurnakan rancangan penelitian mereka sehingga proses penyusunan risalah berjalan lebih terarah, sistematis, dan menghasilkan karya ilmiah yang memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan studi hadis di lingkungan pesantren maupun masyarakat luas.
Kegiatan Uji Seminar Proposal Risalah Gelombang III ini menjadi bukti komitmen Ma’had Aly Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong dalam menjaga mutu akademik serta membentuk generasi ulama yang tidak hanya menguasai khazanah keilmuan Islam, tetapi juga mampu mengembangkannya melalui penelitian yang mendalam dan bertanggung jawab. (riz)
