Probolinggo – Ma’had Aly Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong kembali melaksanakan proses seleksi penerimaan mahasantri baru Gelombang II Tahun Akademik 2026/2027. Kegiatan seleksi berlangsung pada Rabu, 17/06/2026 bertempat di kampus Ma’had Aly dan seluruhnya diikuti oleh 20 calon mahasantri dari berbagai daerah.
Proses seleksi dilaksanakan secara komprehensif untuk mengukur kesiapan akademik dan kemampuan dasar calon mahasantri dalam menempuh pendidikan di Ma’had Aly. Materi ujian meliputi tes tulis, tes lisan, serta hafalan hadis, yang dinilai langsung oleh tim dosen dan penguji yang telah ditetapkan oleh pihak Ma’had Aly.
Sejak pagi hari, para peserta mengikuti rangkaian ujian dengan penuh semangat dan kesungguhan. Panitia pelaksana memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan tertib, objektif, dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Selain menguji kemampuan akademik, seleksi ini juga menjadi sarana untuk melihat kesiapan calon mahasantri dalam mengikuti sistem pembelajaran dan pembinaan khas Ma’had Aly.
Setelah melalui proses penilaian yang cermat dan musyawarah tim penguji, Ma’had Aly menetapkan hasil seleksi Gelombang II. 9 peserta dinyatakan diterima, baik dengan status Lulus maupun Lulus Bersyarat, sementara peserta lainnya belum memenuhi kriteria kelulusan yang telah ditentukan.
Berdasarkan hasil penilaian yang dilakukan oleh tim penguji, terdapat 9 calon mahasantri yang dinyatakan diterima pada Seleksi Gelombang II Tahun Akademik 2026/2027, dengan rincian sebagai berikut:
- Ahmad Fahrullah Maksum (Lulus Bersyarat)
- Ahmad Zhiblil Ghony (Lulus Bersyarat)
- Ayu Fadilah Zam Zam (Lulus Bersyarat)
- Erico Alif Syaroni (Lulus Bersyarat)
- Firman Rinaldi (Lulus)
- Gita Maurista (Lulus)
- Rafiatul Hasanah (Lulus Bersyarat)
- Sairotul Ulya (Lulus Bersyarat)
- Vina Mufidatul Hotimah (Lulus Bersyarat)
Mudir Ma’had Aly Zainul Hasan Genggong, Ust. Dr. Ahmad Muzakki, S.Sy., M.H., menyampaikan bahwa hasil seleksi ini merupakan bagian dari upaya menjaga kualitas akademik dan kesiapan mahasantri dalam mengikuti pendidikan takhassus di Ma’had Aly.
“Seleksi ini bukan semata-mata untuk mencari peserta yang memiliki nilai tinggi, tetapi juga untuk melihat potensi, kesungguhan belajar, serta kesiapan mengikuti pembinaan intensif yang menjadi ciri khas pendidikan Ma’had Aly,” ungkap beliau.
Bagi peserta yang dinyatakan Lulus Bersyarat, diwajibkan mengikuti program bimbingan kitab, nahwu, dan sharaf secara intensif sebagai bentuk penguatan kompetensi dasar sebelum memasuki tahapan pembelajaran yang lebih mendalam. Sementara peserta yang dinyatakan lulus diwajibkan melengkapi administrasi dan mengikuti seluruh program pembinaan yang telah ditetapkan oleh lembaga.
Dengan berakhirnya proses seleksi Gelombang II ini, Ma’had Aly Zainul Hasan Genggong berharap para mahasantri baru dapat mempersiapkan diri dengan baik untuk memasuki dunia perkuliahan serta mampu menjadi generasi ulama dan akademisi pesantren yang berintegritas, berwawasan luas, dan berkhidmat kepada umat.
Selamat kepada seluruh peserta yang dinyatakan diterima. Semoga menjadi langkah awal menuju kesuksesan dalam menuntut ilmu dan mengabdi kepada agama, bangsa, dan masyarakat. (Riz)
