Surabaya, 16 Juli 2025 – Dua mahasantri putri semester 7 resmi diberangkatkan dalam rangka mengikuti Praktikum Pengabdian Pesantren dan Masyarakat (PPM) Tahap 2 ke Pondok Pesantren Kota Alif Lam Miim Surabaya, Sebelumnya pada tanggal 1 juli 2025 sudah diberangkatkan terlebih dahulu sebanyak 19 mahasantri untuk melaksanakan PPM dibeberapa daerah diantaranya : Jember, Bondowoso, Situbondo dan Banyuwangi. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua bulan sebagai bagian dari program pengabdian dan pengembangan kompetensi mahasantri dalam lingkungan pesantren dan masyarakat.
Adapun dua peserta PPM tahap 2 tersebut adalah Diana Nadhifah dan Rahmania Zahrotul Jannah, yang siap melaksanakan tugas pengabdian dengan penuh tanggung jawab dan semangat.
Pemberangkatan dilakukan pada hari Rabu, 16 Juli 2025, dengan didampingi oleh Ustad Dr. Ahmad Muzakki, M.H. selaku Mudir Ma’had Aly, serta Ustad Roviudin, M.Pd. selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Kedatangan para peserta diterima langsung oleh Pengasuh Pondok Pesantren Kota Alif Lam Miim Surabaya dengan penuh kehangatan dan apresiasi.
Dalam arahannya, Ustad Dr. Ahmad Muzakki berpesan agar para peserta PPM dapat menjaga nama baik almamater serta mengambil sebanyak-banyaknya pelajaran dan pengalaman selama menjalankan pengabdian. “PPM bukan sekadar tugas akademik, tetapi juga medan pengabdian yang nyata di tengah masyarakat pesantren. Semoga kalian dapat menunaikannya dengan ikhlas dan sungguh-sungguh,” tuturnya.
Sementara itu, Ustad Roviudin menambahkan bahwa program ini dirancang untuk membekali mahasantri tidak hanya secara keilmuan, tetapi juga dari sisi sosial, kultural, dan spiritual. “Kami percaya kalian mampu membawa manfaat bagi lingkungan pesantren dan sebaliknya, mereka pun akan mendapatkan pengalaman yang berharga.”
Program ini menjadi salah satu bentuk nyata sinergi antara perguruan tinggi dan pondok pesantren dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu, tetapi juga berdaya guna bagi masyarakat. (RV)
